Kewirausahaan Berbasis Organisasi Kemasyarakaratan

In: Business and Management

Submitted By vinsensia
Words 2653
Pages 11
Edisi Juli 2012 Volume VI No. 1-2

ISSN 1979-8911

KEWIRAUSAHAAN-SOSIAL BERBASIS ORGANISASI
MASYARAKAT (ORMAS)
(Studi Analisis mengenai Pemberdayaan Ekonomi Ummat atas Unit Usaha-Sosial
Persis, NU, dan Muhammadiyah di Kabupaten Garut)
Deden Suparman
Abstrak
Globalization has accelerated development grow twisted science, technology, and business. However, the acceleration of development is not accompanied by equity.
Community with one another, or one person with another person has entered the dilemma of social inequality that was incredible. This is caused by business practices that are not responsible, development projects that are not effective, and poor government policies, making development efforts more difficult inclusive, and the increasingly adverse impact on the environment, social injustice and bring economic social conflicts and political.
Management rules of social organization is no different from the management of business organizations, except the vision and mission, which is characterized by social interests. A management expert, Peter Drucker in his book Innovation and Entrepreneurship (1985), based on his observations in America, concluded that there has been an inevitable shift from conventional economic management to the management of social economy. For example, in terms of employment. Examples of cases in job creation in business organizations, and even reduce its workforce, while the social organization of small and medium scale became a provider of new jobs. Attention and efforts to develop selfemployment and entrepreneurship increased. By considering these trends, more is needed in systemic efforts to answer this question. Collaborative actions that are sustainable over the government, the business sector, NGOs, CBOs, academic world, as well as the audience are widely needed to create a development more inclusive and equitable. Union of Islam…...

Similar Documents

Paper Pengembangan Organisasi

...MAKALAH “Pengembangan Organisasi” Tugas Terstruktur Mata Kuliah Perilaku dan Pengembangan Organisasi Disusun Oleh : Kelompok 7 Zulfiana Rhmawati 115030200111027 Metalia Permatasari 115030201111016 Rissa Erniasari 115030207111022 Citra Dewi Putri 115030207111031 UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI JURUSAN ILMU ADMINISTRASI BISNIS JUNI 2012 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Berdirinya suatu organisasi pastilah mempunyai tujuan, pengembangan organisasi merupakan sarana untuk mencapai tujuan organisasi. Suatu organisasi juga senantiasa dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Penjelasan oleh Wendell French, seorang penulis buku Pengembangan Organisasi dalam Sigit, 2003:39, bahwa pengembangan organisasi merupakan suatu usaha jangka panjang, bukan usaha jangka pendek, dalam arti pengembangan organisasi adalah suatu usaha terus-menerus atau berkelanjutan dan suatu kesediaan untuk melakukan perubahan secara berkelanjutan. Sasaran pengembangan organisasi mengarah pada hubungan pribadi yang lebih efektif antara manajer dan karyawan di semua jenjang organisasi guna menghapus hambatan-hambatan komunikasi antarpribadi dan kelompok. Sasaran pengembangan organisasi juga dalam tumbuh berkembangnya iklim yang ditandai dengan saling percaya dan keterbukaan yang dapat memotivasi serta menantang anggota organisasi untuk lebih berprestasi. Pengembangan organisasi juga merupakan bentuk usaha perubahan berencana yang dikendalikan......

Words: 2020 - Pages: 9

Efektifitas Organisasi Berbasis Team Dalam Industri Jasa Konstruksi

...Efektifitas Organisasi Berbasis Team dalam Industri Jasa Konstruksi Caroline Maretha Sujana, 2012 Abstrak Kesuksesan suatu proyek sangat dipengaruhi oleh keefektifan kerja tim proyek itu sendiri. Tulisan ini mencoba mengkaji hal-hal yang mempengaruhi keefektifan sebuah tim, bagaimana meningkatkannya dan pentingnya evaluasi tim. Dan dari studi kasus PT. Light Instrumenindo Jakarta didapat faktor-faktor yang menyebabkan masalah dalam proyek yang berakar dari ketidakefektifan tim proyek. Pendahuluan Perusahaan jasa konstruksi dalam pembangunan nasional sangat berperan khususnya dalam pembangunan fisik. Dimana dalam menjalankan kegiatannya sering menghadapi kendala, baik internal maupun eksternal, sehingga diperlukan suatu organisasi yang efektif dan sistem manajemen yang balk agar mampu mengatasi kendala tersebut dan proyek selesai pada waktunya dengan kualitas pekerjaan yang dapat dipertanggungjawabkan. Kerja sama tim merupakan senjata yang ampuh dalam upaya meningkatkan produktivitas dan efektivitas organisasi. Dengan adanya pembinaan atau pengembangan tim diharapkan terjadi komunikasi, kerja sama, dan kekompakan satuan-satuan kerja dalam organisasi sehingga satuan-satuan kerja tersebut menjadi semakin produktif dan efektif. Mengapa Tim Menjadi Begitu Populer? Sekitar 20 tahun yg lalu, perusahaan-perusahaan seperti W.L.Gore, Volvo & General Foods dianggap aneh ketika memperkenalkan tim ke proses produksi. Tetapi hal tersebut tidaklah berlaku pada masa......

Words: 1917 - Pages: 8

Pemberian Pelatihan Karakter Kewirausahaan

...PEMBERIAN PENDIDIKAN KARAKTER KEWIRAUSAHAAN ATAU SOFTSKILL PADA PEMILIK USAHA MENENGAH KE BAWAH MAKALAH UNTUK MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH Bahasa Indonesia Keilmuan yang dibina oleh Ibu Novi Eka Susilowati,S.Pd.,M.Pd. Oleh Adi Haris Rosyid Al Barqi NIM 130422612443 Arhamedho Akbar P.R.P. NIM 130422612323 Anita NIM 130422612342 Sarah Dwi Hapsari NIM 130422612326 UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS EKONOMI JURUSAN AKUNTANSI November 2013 PEMBERIAN PENDIDIKAN KARAKTER KEWIRAUSAHAAN ATAU SOFTSKILL PADA PEMILIK USAHA MENENGAH KE BAWAH 1. PENDAHULUAN Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwapendidikankarakterkewirausahaanadalahusahaatauupayamengembangkancirikepribadianpositifseseorangsehinggaiadapatmemahami, memperhatikan,danmelakukannilai-nilaietikadalamkewirausahaandenganbenar. Di Indonesia saatinibanyakbermunculanusahamenengah, kecil, danmikro yang bergerak dalam berbagai bidang. Namun, kebanyakan pemiliknyakurangmemilikikarakterseorangwirausahawansejati. Merekamendirikanusahahanyamengandalkan ide bisnisdandana yang kebanyakan jugatidakmencukupiuntukmengembangkanusahamereka. Hal tersebut dilakukan tanpamempedulikan modal utama dalam berwirausaha,yaitukarakterberwirausaha. Akibatnyausaha yang merekadirikantidakdapatberkembangdenganbaik. Bahkan, banyakpengusaha yang mengalamikebangkrutan. Dalam berwirausaha, seorang pengusaha juga perlu melakukan inovasi-inovasi terhadap produk yang dihasilkan agar usaha yang didirikan dapat berkembang......

Words: 1276 - Pages: 6

Rangkuman Transformasi Organisasi

...Hidup Organisasi) Organisasi mengalami suatu tahap atau fase pertumbuhan yang runut dan terprediksi serta mengalami perubahan, yang disebut siklus hidup oganisasi. Ada empat prinsip dari siklus hidup organisasi yaitu : ✓ Birth (Lahir) ✓ Growth (Tumbuh) ✓ Decline (Menurun) ✓ Death (Mati) Setiap organisasi melalui empat fase diatas dalam frekuensi yang berbeda-beda, bahkan ada organisasi yang tidak mengalami semua fase diatas. Ada organisasi yang mengalami tahap growth yang lebih lama dari organisasi lainnya. Bagaimana organisasi merespons masalah yang dihadapi menentukan apakah dan kapan organisasi tersebut akan mencapai fase selanjutnya pada siklus hidup organisasi. II. Organizational Birth (Lahirnya Organisasi) Organisai lahir saat entrepreneurs (pengusahsa) mengenali dan mengambil kesempatan untuk meraih untung pada suatu peluang. Pengusaha menggunakan kemampuan mereka untuk menggunakan sumber daya dan membuat suatu nilai yang baru. Contohnya adalah Michael Dell yang menggunakan peluang untuk memasarkan komputer berharga murah. Walaupun komputer sudah ada sebelumnya, namun Dell melakukan terobosan baru dalam segi harga. Saat organisasi lahir merupakan fase yang cukup membahayakan, karene organisasi tersebut akan mengalami the liability of newness atau bisa diartikan adalah bahaya karena menjadi pihak pertama yang beroperasi pada suatu lingkungan. Belum tentu lingkungan tersebut menerima organisasi yang baru lahir tadi. Organisasi yang......

Words: 1548 - Pages: 7

Hubungan Antara Tipe Kreativitas Adaptif-Inovatif Model Kirton Dengan Inovasi Organisasi Di Kompas.Com Jakarta

...Semua hal tersebut dilakukan oleh KCM sebagai perusahaan berbasis pada profit oriented (berorientasi pada keuntungan) yang harus terus maju dan berkembang untuk menghadapi persaingan bisnis yang semakin ketat. Setiap tahunnya KCM terus menerus melakukan perubahan agar menjadi perusahaan yang selalu berkembang. Menurut Febri, staff HRD Kompas.Com, ”KCM secara konsisten melakukan banyak sekali perubahan-perubahan baik dalam inovasi di bidang produk, proses, pemasaran, dan manajemen” (komunikasi pribadi, 24 November 2010). Setelah beberapa kali melakukan perubahan, akhirnya pada 29 Mei 2008, KCM resmi berubah nama menjadi Kompas.Com. Kompas.Com lahir dengan tampilan yang lebih segar dengan tetap mengedepankan konsep user friendly dan advertiser friendly. Lebih lanjut Febri mengatakan bahwa ”Visi & misi Kompas.Com yang ingin menjadi perusahaan terbaik di Indonesia dan Asia Tenggara, harus selalu diimbangi dengan inovasi yang dilakukan terus menerus agar perusahaan semakin baik dan dapat mencapai visi & misinya” (komunikasi pribadi, 24 November 2010). Handoko (1997) mendefinisikan efektivitas sebagai kemampuan untuk memilih peralatan yang tepat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Menurut Devung (1988), efektivitas adalah tingkat kemampuan untuk mencapai tujuan dengan tepat dan baik. Ada empat faktor yang mempengaruhi efektivitas kerja, seperti yang dikemukakan oleh Steers (1980), yaitu karateristik organisasi, karateristik lingkungan, karateristik pekerja, serta......

Words: 13608 - Pages: 55

Besaran Organisasi

...BESARAN ORGANISASI Disusun untuk memenuhi salah satu tugas pada mata kuliah Organisasi Persandian Disusun oleh : Kelompok I Abdul Hakim Nur Maulana (1211100910) Chandra Andjar Putra (1211100917) Fajar Tri Darmawan (1211100927) Ryval Haqulqayam (1211100943) Tingkat II Manajemen Persandian Sekolah Tinggi Sandi Negara 2013 Kata Pengantar Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayah-Nyalah sehingga paper Besaran Organisasi ini, dapat diselesaikan sebagai salah satu tugas mata kuliah Organisasi Persandian. Paper ini disusun berdasarkan hasil penyusunan data dari berbagai sumber. Oleh karena itu kepada pihak yang telah menyumbangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk menyelesaikan paper ini kami ucapkan terima kasih. Paper ini adalah sarana bagi kami untuk menambah pengetahuan dibidang organisasi khususnya pada bagian besaran organisasi. Kami berharap kepada para pembaca untuk memeberikan kritik dan saran yang membangun agar kami dapat menambah data ataupun informasi yang terbaru dan akurat. Agar dapat digunakan sesuai kebutuhan mengikuti perkembangan zaman. Bogor, 26 september 2013 Penulis DAFTAR ISI KATA PENGANTAR .... 1 DAFTAR ISI. 2 BAB 1 Pendahuluan 3 1.1 Latar Belakang 3 1.2 Rumusan Masalah 3 1.3 Tujuan Penulisan 3 BAB 2 Pembahasan Masalah 4 2.1 Pengertian dan Definisi Besaran Organisasi 4 2.2 Hubungan Besaran Organisasi Dan......

Words: 1643 - Pages: 7

Hubungan Antara Persepsi Dukunga Organisasi Dan Perilaku Inovatif Di Tempat Kerja Pada Karyawan (Studi Pada Pt.X)

...ANTARA PERSEPSI DUKUNGAN ORGANISASI DAN PERILAKU INOVATIF DI TEMPAT KERJA PADA KARYAWAN (Studi Pada PT. X) Yuki Gradiannisa¹* dan Alice Salendu Falkutas Psikologi, Universitas Indonesia, Depok 16424, Indonesia *E-mail: yuki.gradiannisa@gmail.com Abstrak Penelitian ini dirancang untuk melihat hubungan antara persepsi dukungan organisasi dan perilaku inovatif di tempat kerja pada karyawan di PT. X. Penelitian ini dilakukan di salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia, terutama sebagai sebuah perusahaan yang melibatkan inovasi sebagai salah satu nilai perusahaan. Jumlah partisipan yang berpartisipasi adalah sebanyak 88 karyawan. Karakteristik partisipan yang disyaratkan dalam penelitian ini adalah memiliki lebih dari satu tahun masa kerja di perusahaan. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner untuk kedua variabel. Perilaku inovatif diukur dengan menggunakan Innovative Work Behavior Scale yang dikembangkan oleh Janssen (2000) dan persepsi dukungan organisasi diukur dengan menggunakan SPOS (Survey of Perceived Organizational Support) yang dikembangkan oleh Eisenberger, Huntington, Hutchison, dan Sowa (1986). Hasil utama dalam penelitian ini menemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi dukungan organisasi dan perilaku inovatif dalam bekerja (r = .369 ; p < .01 (2-tailed)). Kedua variabel memiliki hubungan yang positif. Berdasarkan hasil tersebut maka ditunjukkan bahwa kenaikan skor pada persepsi dukungan organisasi, skor pada perilaku......

Words: 6687 - Pages: 27

Pengukuran Kinerja Organisasi

...PENGUKURAN KINERJA ORGANISASI SEKTOR PUBLIK [pic] (Ringkasan Materi Kuliah) Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Akuntansi Sektor Publik Oleh: |RANGGA RATRIASA | (F1314115) | |TAUFIK RISQIYANTO | (F1314083) | FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2014 PENGUKURAN KINERJA ORGANISASI SEKTOR PUBLIK Layanan yang disediakan gratis dan dibiayai oleh pajak adalah ciri khas dari akuntansi sektor publik. Layanan yang dijual di pasar yang kompetitif, pendapatan penjualan akan memberikan informasi keuangan tentang bagaimana pengguna layanan menilai layanan yang diberikan: pengukuran pendapatan, bidang akuntansi, akan menjadi ukuran kinerja yang relevan. Penerimaan pajak tidak dapat memberikan tindakan tersebut. Permintaan tak henti-hentinya untuk pengukuran kinerja di sektor publik bertemu dengan tindakan-tindakan non-keuangan. Ini jenis tindakan memberikan tantangan tersendiri bagi akuntansi sektor publik. Tahap setelah operasional anggaran adalah pengukuran kinerja untuk menilai prestasi manajer dan unit organisasi yang dipimpinnya serta menilai akuntabilitas organisasi dan manager. Pengukuran kinerja yang handal (reliable) merupakan salah satu faktor kunci suksenya organisasi. A. PENGUKURAN KINERJA ORGANISASI SEKTOR PUBLIK. Sistem pengukuran kinerja sektor publik adalah suatu sistem......

Words: 3993 - Pages: 16

Course Outline - Innovation Management

...Silabus ringkas Semester : VIII KBK/Bidang Keahlian: Manajemen Industri Sifat: Pilihan Kuliah Matakuliah Pilihan Manajemen Inovasi Inovation Management Matakuliah ini mempelajari konsep dan pentingnya inovasi dalam organisasi termasuk proses manajemen. Kuliah ini mencakup proses inovasi teknologi, inovasi dalam korporasi dan perusahaan, inovasi dalam kerangka penelitian dan pengembangan (R&D), operasionalisasi inovasi dalam industri manufaktur, serta strategi berinovasi dan pengembangan usaha baru. Goals Tujuan Instruksional Umum (TIU) Secara umum kuliah ini bertujuan untuk memberikan wawasan, pengetahuan dan ketrampilan kepada peserta dalam pengelolaan proses inovasi dalam industri manufaktur berbasis teknologi tinggi. Pada kuliah ini, peserta akan mendapatkan wawasan dan pengetahuan yang mencakup: 1. Proses inovasi teknologi 2. Inovasi dalam korporasi/perusahaan 3. Inovasi dalam kerangka Penelitian dan Pengembangan (R & D) Pada kuliah ini peserta juga akan mendapatkan pengetahuan mendalam dan ketrampilan yang berkaitan dengan: 1. Operasionalisasi Inovasi dalam Industri Manufaktur 2. Strategi Berinovasi & Pengembangan Usaha Baru Offered To (PS Peserta) Dept/PS: TI dan Departemen lain 1. Kewirausahaan dan Pengembangan Usaha Baru Knowledge = 40% Related Courses Percentage Skill = 40% Attitude = 20% Fak: FTI ITB Prerequisit/ Corequisit Sarana x Papantulis/white / board Media x LCD Komputer......

Words: 624 - Pages: 3

Penerapan “Hr from the Outside in” Bagi Kemajuan Organisasi Olahraga Pbsi

...PENERAPAN “HR FROM THE OUTSIDE IN” BAGI KEMAJUAN ORGANISASI OLAHRAGA PBSI Dunia olahraga Indonesia tengah menjadi sorotan, tanpa terkecuali cabang bulu tangkis dan organisasi kepengurusannya, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Sayangnya, bukan prestasi membanggakan yang membuatnya menjadi sorotan melainkan merosotnya prestasi para atlet dan buruknya kinerja manajemen PBSI. Siapa sajakah yang berperan penting dalam mengelola sebuah organisasi keolahragaan? Kita mengenal beberapa komponen, diantaranya: manajer, pelatih dan program pelatihan, atlet/ pemain, sarana dan prasarana, pendanaan dan masyarakat. Sampai saat ini, banyak keluhan yang disebabkan oleh banyaknya pihak yang kurang kompeten masuk dalam jajaran manajemen PBSI, tumpang tindihnya wewenang, kurang maksimalnya program pelatihan, kurangnya kesejahteraan atlet, lemahnya kedisiplinan, dan sebagainya. Hal-hal tersebut adalah sebagian dari sekian banyak masalah yang kini dihadapi dunia bulu tangkis Indonesia dan PBSI. Menggerakkan organisasi keolahragaan, tidak kalah seriusnya dengan menjalankan organisasi bisnis maupun pemerintahan. Di dalamnya diperlukan kompetensi dan pengetahuan tentang bagaimana mengelola sumber daya terutama sumber daya manusia. Salah satu kelemahan manajemen organisasi keolahragaan Indonesia terletak pada kurang berkembangnya pengelolaan sumber daya tersebut sehingga organisasi menjadi kurang kompetitif. Strategi tidak hanya perlu diterapkan pada pertandingan......

Words: 443 - Pages: 2

Perancangan Sistem Dan Pembuatan Alat Penseleksi Kualitas Telur Ayam Menggunakan Metode Terawang Berbasis Plc

...PERANCANGAN SISTEM DAN PEMBUATAN ALAT PENSELEKSI KUALITAS TELUR AYAM KAMPUNG MENGGUNAKAN METODE TERAWANG BERBASIS PLC MUHAMMAD ABSU SU’UD Prodi Sistem Komputer, STMIK ASIA Malang abdu.suud@gmail.com ABSTRAK Pada saat membeli telur, konsumen sering melakukan pengecekan kualitas telur dengan cara meneropong telur menggunakan sinar untuk menghindari agar tidak tertipu membeli telur yang telah busuk. Proses yang sama juga dilakukan oleh peternak atau penjual untuk menseleksi telur berdasarkan kualitasnya. Ada beberapa cara konvensional yang sering diterapkan untuk mendeteksi kualitas telur, namun sayangnya beberapa metode tersebut masing-masing memiliki kekurangan. Melihat kondisi tersebut, kemudian dirancang sebuaht alat penseleksi kualitas telur ayam menggunakan sensor cahaya berbasis PLC yang memiliki prinsip kerja mirip dengan metode peneropongan. Sistem otomasi pada alat ini meliputi perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras sistem meliputi input sistem dari rangkaian pendeteksi telur dan rangkaian pendeteksi kualitas telur serta tombol start dan stop pada push button. PLC sebagai pengendali utama sistem. Output berupa rangkaian pengendali konveyor dan juga rangakain pemisah kualitas telur. Sedangkan pada perangkat lunak menggunakan Function Block Diagram (FBD) diagram yang terlebih dahulu harus di download pada PLC Dari hasil pengujian alat secara keseluruhan menujukkan sistem otomatisasi yang dirancang mampu memilah kualitas telur yang baik dan......

Words: 3206 - Pages: 13

Struktur Dan Organisasi Sel

...STRUKTUR DAN ORGANISASI SEL STRUKTUR DAN FUNGSI SEL 1 Sel adalah unit asas kehidupan. 2 Sel terdiri daripada membran plasma yang menyelaputi protoplasma (nukleus dan sitoplasma). 3 Sitoplasma mengandungi banyak organel. 4. Organe1 adalah struktur khas yang diselaputi membran dan menjalankan fungsi tertentu. 5 Rajah 2.1 menunjukkan struktur satu sel haiwan dan satu sel tumbuhan yang dilihat melalui mikroskop elektron. [pic] Rajah 2.1 Struktur sel haiwan dan sel tumbuhan |Komponen Sel |Komponen Sel |Struktur |Fungsi | | |Membran plasma |Membrane separa telap yang nipis|Mengawal pergerakan bahan-bahan masuk | |BUKAN | | |dan keluar daripada sel | |ORGANEL | | | | | |Dinding sel |Lapisan selulosa yang tebal, |Mengekalkan bentuk sel | | | |telap sepenuhnya |Memberikan sokongan | | |Sitoplasma |Bahan seperti jeli |*Medium bagi tindak balas kimia | | ...

Words: 1550 - Pages: 7

Koperasi

...lainnya, sehingga kepentingan sosial untuk kemakmuran bersama sering sekali terabaikan, oleh karena itu, banyak pengamat mengatakan mengapa sektor pertanian hampir tidak memberikan pengaruh yang besar bagi pembangunan perekonomian bangsa. Tentunya pernyataan tersebut perlu dibuktikan secara ilmiah. Kelembagaan petani memiliki titik strategis (entry point) dalam menggerakkan sistem agribisnis pada petani kecil yang terpencar-pencar di pedesaan. Pada dasarnya kelembagaan memiliki dua pengertian, yaitu: kelembagaan sebagai suatu aturan main dalam interaksi personal dan kelembagaan sebagai suatu organisasi yang memiliki hierarki (Hayami dan Kikuchi, 1981). Kelembagaan sebagai aturan main diartikan sebagai sekumpulan aturan baik formal dan informal mengenai tata hubungan manusia dan lingkunagnnya yang menyangkut hak-hak, perlindungan hak dan tanggung jawab. Sedangkan kelembagaan sebagai suatu organisasi menurut Winardi (2003), dapat dinyatakan sebagai sebuah kumpulan orang-orang dengan sadar memberikan sumbangsih mereka kearah pencapaian suatu tujuan umum. Manfaat utama lembaga adalah mewadahi kebutuhan salah satu sisi kehidupan sosial masyarakat, dan sebagai kontrol sosial, sehingga setiap orang dapat mengatur perilakunya menurut kehendak masyarakat (Elizabeth dan Darwis, 2003). Tujuan Penulisan 1. Memahami konsep, lingkup koperasi dan kelembagaan agribisnis, dan peranan koperasi dalam perekonomian. 2. Mengetahui manfaat koperasi pertanian. 3. Mengetahui......

Words: 3413 - Pages: 14

Proyek Sistem Diseminasi Informasi Gempa Bumi Di Indonesia Berbasis Android

...Komunikasi Jumlah : 1 Frekuensi : Setiap pengguna android membuka aplikasi Bentuk : Lihat Lampiran C-2 4.2. Perancangan Perangkat Lunak 4.2.1. Rancangan Basis Data 1. ERD (Entity Relationship Diagram) Gambar IV.2 Entity Diagram Relationship Informasi Gempa Bumi 2. LRS (Logical Structure Record) Gambar IV.3 Logical Record Structure Informasi Gempa Bumi 3. Spesifikasi File Info Gempa Terkini dari BMKG Nama File : DaftarGempa Akronim : DaftarGempa Fungsi : Melihat informasi gempa terkini Tipe File : File Master Organisasi File : Indexed Sequential Akses File : Random Media : Harddisk Panjang Record : - Kunci Field : - Software : Eclipse Juno Spesifikasi file Info Gempa Detail dari BMKG Nama File : Info Gempa Detail dari BMKG Akronim : Info Gempa Detail Fungsi : Melihat history yang sudah terjadi sebelumnya Tipe File : File Master Organisasi File : Indexed Sequential Akses File : Random Media : Harddisk Panjang Record : - Kunci Field : - Software : Eclipse Juno Tabel IV.1 Spesifikasi File Info Gempa Terkini dari BMKG No. | Elemen Data | Nama Field | Tipe | Size | Keterangan | 1. | Maginitude | Maginitude | String | - | - | 2. | Lokasi | Lokasi | String | - | - | 3. | Kedalaman | Kedalaman | String | - | - | 4. | Wilayah | Wilayah | String | - | - | 5. | Tanggal | Tanggal | String | - | - | 6. | Jam | Jam | String | - | - | 7. | Map | Map |......

Words: 746 - Pages: 3

Lpj Organisasi

...LPJ HUBUNGAN ALUMNI KELUARGA MAHASISWA SCHOOL OF BUSINESS AND MANAGEMENT INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 2010-2011 Divisi Hubungan Alumni berperan sebagai media informasi serta penghubung bagi mahasiswa dan alumni Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB yang memiliki tujuan untuk membangun networking agar terciptanya hubungan baik yang dapat memberikan manfaat bagi kemajuan mahasiswa dan alumni. Program Kerja | | 1 | Penyambutan Wisuda Kedua Tahun Akademik 2009/2010 [3 SKS] | | Penanggung Jawab | a. Livia Ardelia Gentha b. Bunga Noviana Putri | | Laporan Pelaksanaan | a. Penyerahan kenang-kenangan (boneka toga) saat Closing Ceremony di GSG. Menghasilkan hubungan baik dengan tim Marketing, sehingga KMSBM diberi waktu untuk mengisi acara di Closing Ceremony mendatang (Juli 2010). b. Pemberian bunga kepada wisudawan di kanopi berjalan lancar. | | Waktu Pelaksanaan Sesuai Proker | April 2010 | | Waktu Realisasi | a. Closing Ceremony SBM @GSG b. Setelah Sidang Terbuka @Saraga | | Parameter Keberhasilan | a. Pengumpulan dana mencapai target anggaran b. Anggaran dapat mencukupi untuk membeli souvenir dan bunga c. 80% feedback positif dari wisudawan terhadap KMSBM | | Anggaran | Rp. 522.900 | | Hambatan | Waktu persiapan mendadak, tim belum terbentuk karena acara ini beberapa hari setelah Rapat Anggota Penyerahan Jabatan | | Kesimpulan | Tetap berjalan lancar dengan bantuan teman-teman dari divisi lain. Paramater keberhasilan berhasil......

Words: 1270 - Pages: 6